Ganti cairan rem motor setiap 1-2 tahun sekali

Cairan rem atau sering di sebut brake fluids pernah kita bahas dalam artikel sebelumnya yang berjudul Cairan Rem DOT-5, Jangan di campur dengan DOT yang lain. Tetapi di sana kita tidak mengulas tentang kapan harus mengganti cairan rem pada motor kita, mengapa kita harus mengganti cairan rem, dan cara mengganti minyak rem yang benar agar angin palsu tidak menyelinap ke dalam sistem rem, itulah pembahasan kita kali ini.........

Sebaiknya penggantian minyak rem di lakukan secara periodik atau berkala. Karena pada sistem rem bekerja terjadi gesekan yang akan menimbulkan panas. Dan perubahan suhu tersebut akan menimbulkan penguapan, lama kelamaan performa dari cairan rem akan berkurang oleh sebab itu titik didih dari cairan rem semakin di tingkatkan seiring kemajuan tehnologi. Saya sarankan ganti cairan rem setiap 1-2 tahun sekali untuk tetap menjaga performa dari cairan rem.

Bagaiman cara mengganti minyak rem yang lama dengan yang baru. Agar efektif dan sistem perangkat rem tidak kemasukan angin palsu, lebih baik penggantian cairan rem dilakukan seperti membleding atau membuang angin palsu pada perangkat rem. Caranya sebagai berikut :
1. Tabung reservoir (tabung penampung cairan rem) diisi penuh
2. Tekan handel rem sambil membuka baut bleeding atau pembuang angin palsu
3. Ulangi beberapa kali dan jangan lupa untuk menambah cairan rem di tabung reservoir
4. Lakukan pembleedingan sampai cairan rem yang baru keluar dari lubang bleeding

Dan yang perlu di hindari pada saat penggantian cairan rem adalah :

1. Cuci tangan anda sampai bersih dari cairan rem, karena cairan rem sifatnya korosif
2. Hati - hati pada saat menuang cairan, karena cairan rem dapat merusak cat motor
3. Sebisa mungkin jangan mencampur cairan rem berbeda DOT
4. Jangan mencampur DOT-5 dengan cairan rem DOT-3,4,5.1 karena beda bahan dasar
5. Jangan menambahkan cairan rem yang telah di simpan lebih dari 1 tahun