Fungsi Tensioner Rantai Keteng/Kamrat

Tensioner rantai keteng / kamrat adalah komponen bebas perawatan, oleh sebab itu jarang sekali diperhatikan oleh para pemilik kendaraan. Akan tetapi fungsi dari tensioner rantai keteng sangatlah vital, karena apabila tensioner tidak bekerja dengan baik akan mengakibatkan bunyi berisik pada mesin dan yang paling fatal adalah berpindahnya posisi gir noken-as atau gir kruk-as karena rantai keteng kendor yang dapat mengakibatkan piston dan payung klep bertabrakan.

Fungsi dari tensioner rantai keteng adalah untuk menjaga agar ketegangan rantai keteng tetap sesuai dengan yang di butuhkan mesin. Sedangkan cara kerjanya berbeda dengan tensioner rantai penggerak roda. Pada tensioner rantai keteng cara kerjanya adalah per penekan tensioner akan mendorong batang penegang apabila rantai keteng mulai kendor. Tetapi hebatnya batang penegang dibuat cuma bisa maju tidak bisa mundur.

Cara kerjanya pun di bagi menjadi tiga yaitu manual, semi otomatis dan otomatis

Untuk tensioner manual, penyetelan dengan cara melonggarkan dulu mur pengunci dan setelah itu baut penyetel dikeraskan sampai bunyi berisik rantai keteng hilang. Jika bunyi berisik dari rantai keteng telah hilang, mur pengunci bisa dikeraskan kembali.

Pada tensioner semi otomatis, penyetelan lebih mudah dengan cara cukup melonggarkan baut penahan batang penegang, setelah batang penegang terdorong ke depan oleh per tensioner dan dirasa mesin telah bersuara halus, kecangkan kembali baut penahan.

Pada tensioner otomatis tidak perlu penyetelan tensioner, karena per tensioner akan menekan batang penegang secara otomatis pada saat rantai keteng mulai kendor.

Dan perlu diingat lakukan penyetelan tensioner*rantai keteng pada saat mesin hidup.
Semoga bermanfaat.........