Membawa Anak kecil saat Berkendara

Kadang kala pada saat berkendara dengan motor, si kecil (anak) harus dibawa untuk riding di jalan karena tidak ada yang menjaga di rumah. Ada banyak faktor yang wajib di perhatikan para ibu - ibu dalam membawa si kecil dalam berkendara. Karena jika tidak, akan membahayakan bagi kondisi si kecil ataupun ibu yang membawanya.

Membawa anak kecil dalam berkendara, jika tidak sangat terpaksa jangan dilakukan. Karena resiko berkendara dengan membawa anak kecil jauh lebih berbahaya di bandingkan berkendara seorang diri. Dan perlakuan anak kecil (balita) pada saat berkendara juga wajib di perhatikan dari segi umur balita tersebut.

Untuk Bayi umur 1-6 bulan usahakan bayi di gendong ibunya dan posisi ibu hanya di perbolehkan menjadi boncenger saja. Karena pada umur 1-6 bulan bayi masih belum kuat menegakkan kepalanya sendiri dan belum kuat mendapatkan terpaan angin dalam berkendara.

Untuk anak kecil berumur 6 bulan sampai 2 tahun, ibu bisa berkendara sendiri dengan anaknya tetapi dengan syarat memakai gendongan monyet dan posisikan bayi menhadap ke arah ibu. Jika anak tertidur parang penyangga kepala yang ada di gendongan monyet.

Untuk anak berumur lebih dari 2 tahun, sudah bisa duduk di depan. Tetapi lengkapi anak dengan jaket, helm, kaca mata dan sepatu pada saat riding. Usahakan kecepatan motor tidak lebih dari 50km/jam. Dan meskipun anak anda sudah bisa duduk sendiri di jok motor, usahakan tetap membawa gendongan monyet. Karena di khawatirkan anak mengantuk. Jika anak anda ada tanda - tanda mengantuk pada saat riding, segera pinggirkan motor dan masukkan anak anda ke gendongan monyet.

Tetapi ingat, tips ini cuma dilakukan pada saat darurat saja. Jika tidak mempunyai keperluan penting, tunda sampai suami anda siap untuk mengantar anda...








Gendongan monyet