Mengenal SUZUKI Twin Swirl Combustion Chamber


Pada sekitar tahun 1988 sampai dengan 2006, motor SUZUKI di hebohkan dengan tehnologi Twin Swirl Combustion Chamber. Tehnologi Twin Swirl Combustion Chamber atau yang lebih dikenal dengan TSCC adalah tehnologi pusaran ganda yang terjadi diruang bakar. Tehnologi ini cuma SUZUKI yang menggunakan karena sudah di patenkan oleh pabrikan SUZUKI dengan no. paten 771502.

Tujuan dibentuknya pusaran ganda pada ruang bakar agar campuran bahan bakar dan udara lebih homogen sehingga pada saat api busi memercik menghasilkan tenaga/daya yang maksimal dan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien. TSCC terbentuk karena lubang hisap ganda pada satu silinder, pada saat langkah hisap terjadi pusaran ganda pada ruang bakar dan pusaran itu akan lebih cepat seiring hisapan piston.

Bentuk pusaran TSCC berbeda dengan Turbo cyclone. Jika Turbo cyclone, arah pusaran terbentuk horisontal, dan pada TSCC arah pusaran berbentuk vertikal.

Tehnologi TSCC di aplikasi pada motor SUZUKI yang pernah beredar di Indonesia antara lain SUZUKI THUNDER 250, SUZUKI FXR, dan SUZUKI RAIDER 125. Tehnologi TSCC tidak cuma di aplikasi pada motor SUZUKI berkapasitas mesin kecil tetapi juga di aplikasi pada motor - motor besar SUZUKI.

SUZUKI juga mengaplikasi tehnologi TDCC atau Twin Dome Combustion Chamber pada motor - motor enduro seperti DR-Z400 dan lain - lain. TDCC berbeda dengan TSCC, jika TSCC pusaran di ruang bakar yang kembar atau ganda, pada TDCC yang kembar adalah kubah piston. Untuk lebih jelasnya kita akan bahas pada postingan berikutnya.....