Uang Muka Kredit Kendaraan Bermotor di tetapkan Pemerintah

Pada artikel awal maret kemarin saya memberitakan tentang akan ditetapkannya uang muka kredit kendaraan bermotor oleh Pemerintah (klik disini). Ternyata penetapan tersebut benar - benar di lakukan, Bank Indonesia menetapkan uang muka kredit kendaraan bermotor sebagai berikut: Uang muka Sepeda motor (R2) minimal 25% dari harga jual motor, untuk mobil (R4) uang muka minimal 30% dari harga jual mobil dan kendaraan produktif roda 4 atau lebih 20% dari harga kendaraan.

Selama ini uang muka kredit motor extra murah, sampai mencapai Rp 500.000,-. Jika mengacu aturan baru pemerintah yang menetapkan uang muka minimal 25% dari harga motor, uang muka kredit motor akan melambung tinggi. Misalkan harga motor Rp 12.000.000,- berarti konsumen yang ingin kredit wajib menyetorkan uang muka minimal Rp 3.000.000,-

Apakah dengan penetapan ini akan menekan aksi obral uang muka murah yang dilakukan para dealer kendaraan...??? Atau para dealer kendaraan akan melakukan trik untuk menekan uang muka kredit kendaraan yang di jualnya...???

Yang saya ketahui, jika mengacu pada daftar kredit motor yang di keluarkan leasing, uang muka kredit motor tidaklah murah. Rata - rata uang muka untuk motor bebek dan matic minimal Rp 2.000.000,-. Karena adanya potongan atau subsidi dari pihak dealer dan leasing, maka uang muka motor bisa diturunkan menjadi Rp 500.000,-