Macam - macam Konstruksi Penyetel Klep

Kemarin saya telah menjelaskan celah klep/katup/valve pada motor, hari ini saya akan menjelaskan macam - macam konstruksi penyetel klep yang saya tahu dan yang saya ingat, maklum kuliahnya 12 tahun yang lalu ilmunya sudah banyak kembali ke dosen saya hehehehehe.......

Macam konstruksi penyetel klep yang saya ketahui ada 5 macam yaitu :







1. Penyetel celah klep dengan mur dan baut
Konstruksi ini banyak digunakan pada motor yang diproduksi di Indonesia, hampir semua motor produksi SUZUKI Indonesia memakai penyetel ini, kecuali SUZUKI SATRIA FU 150. Cara penyetelannya sangat mudah langkah pertama longgarkan mur pengencang dan stel baut sampai ditemukan ukuran yang ditentukan dan kencangkan kembali mur pengencang, selesai.






2. Penyetel celah klep pada konstruksi tuas ayun
Konstruksi ini biasanya diaplikasi pada mobil - mobil buatan eropa. Posisi pengukuran celah klep diantara noken-as dengan tuas ayun bukan pada ujung batang klep dan tuas ayun klep.






3. Penyetel celah klep dengan shim atau plat penyetel
Penyetelan pada sistem ini dengan cara menganti plat penyetel (shim) dengan bermacam - macam ketebalan shim. Keuntungan dari penyetel model shim adalah kita akan jarang sekali menyetel klep dan konstruksi ini banyak digunakan pada motor berkecepatan tinggi karena ketepatan buka tutup klep tidak akan berubah pada saat kecepatan tinggi. Penyetel model ini digunakan pada motor SUZUKI SATRIA FU.







4. Tuas klep dengan eksenter (eksentrik) penyetel
Konstruksi penyetelan model ini hampir mirip dengan setelan rantai pada motocross. Dan yang saya ketahui penyetel model ini digunakan pada mesin tipe boxer.








5. Penyetel celah klep pada motor neptune
Keunggulan dari penyetel celah klep pada motor neptune adalah penyetelan dapat dilakukan pada saat mesin motor hidup sehingga lebih akurat.