Mengenal injeksi EPI yang akan di pakai SUZUKI NEX

Hampir bisa di pastikan SUZUKI NEX 110 injeksi yang akan meluncur di Indonesia tidak akan memakai teknologi DCP-FI (Discharge Pump Fuel Injection)seperti yang di pakai oleh SUZUKI New SHOGUN 125 FI. SUZUKI NEX 110 Indonesia (UD110NE) rencananya akan memakai teknologi injeksi yang biasa di sebut SUZUKI EPI (Electronic Petrol Injection). Apa sih yang di maksud dengan teknologi injeksi bahan bakar SUZUKI EPI (Electronic Petrol Injection).?????

SUZUKI EPI adalah sistem penyuplai bahan bakar seperti halnya EFI (electrinic fuel Injection) yang biasa di pakai oleh motor - motor besar SUZUKI seperti Hayabusa dan mobil injeksi SUZUKI. Jadi yang membedakan teknologi EPI dan DCP-FI adalah letak atau posisi dari pompa bahan bakar (fuel pump) dan regulator SUZUKI EPI terpisah dengan injektor. Untuk itu membutuhkan selang bahan bakar (fuel hose) yang kuat tekanan tinggi. Dan untuk DCP-FI, semua komponen seperti pompa dan regulator melekat menjadi satu kesatuan dengan injektor.

Setelah mencari cari dari berbagai sumber mulai dari surfing di internet sampai buka kitab tehnik saya yang mulai bulukan, akhirnya artikel tentang SUZUKI EPI saya temukan. Tetapi yang saya temukan adalah teknologi EPI yang diaplikasi pada mobil SUZUKI, karena dahulu saya kuliah mempelajari teknologi mobil bukan motor, Hehehehehehe.........

Ada 5 komponen penting dalam teknologi penyuplai bahan bakar SUZUKI EPI :

1. Pompa Bahan bakar (Fuel Pump)
Pompa bensin berfungsi sebagai penyuplai bahan bakar dari tangki bahan bakar sampai ke injektor. Pompa bensin terletak pada tangki bahan bakar dan penggerak pompa memakai elektrik motor listrik. Pompa terdiri dari motor, pompa itu sendiri, check valve, relief valve dan filter yang diletakan di saluran masuk pompa.

2. Filter bahan bakar (Fuel filter)
Filter bahan bakar berfungsi menyaring kotoran atau partikel asing agar tidak masuk ke injektor, karena injektor bahan bakar mudah tersumbat oleh kotoran. Posisi filter bahan bakar terletak pada selang (fuel hose)bertekanan tinggi.

3. Regulator (Fuel Presure regulator)
Regulator berfungsi mengatur tekanan bahan bakar ke injektor.Volume bahan bakar yang diinjeksikan sesuai dengan perintah (lamanya sinyal) dari ECM (electronic control module).

4. Peredam tekanan (Pulsation damper)
Peredam tekanan berfungsi menstabilkan tekanan bahan bakar yang diakibatkan kevakuman intake manifold dan pada saat penginjeksian bahan bakar oleh injektor, agar tekanan bahan bakar stabil pada posisi 2,1-2,6 kg/cm².

5. Injektor (Injector)
Injektor berfungsi sebagai penyemprot bahan bakar ke intake manifold yang kerjanya di kontrol oleh ECM (electronic control module). Posisinya berada di intake manifold dekat intake port (lubang masuk).

Untuk Komponen dilubang masuk udara EPI bisa di baca, klik disini..!!!

Komponen Sistem Kontrol Elektronik (sensor) pada SUZUKI EPI:

1. Electrinic control module (ECM)
ECM adalah komputer kecil yang tidak cuma berfungsi mengontrol kelengkapan injeksi bahan bakar, seperti injektor, regulator, relay dll. Tetapi tugas dari ECM juga mendiagnosa masalah/kerusakan pada sistem injeksi bahan bakar dan melaporkan kerusakan ke pengendara dengan sinyal lampu.

2.Oksigen Sensor
Sensor O2 dipasang di exhaust manifold yang berfungsi untuk mendeteksi konsentrasi oksigen pada gas buang kendaraan, lalu menghitung
perbandingan udara dan bensin dan menginformasikan pada ECM. Kadar oksigen
yang tinggi menandakan campuran kurus (terlalu banyak udara dan miskin bahan bakar). Jika kadar oksigen rendah maka ECM menyimpulkan campuran terlalu gemuk alias terlalu boros bahan bakar.

3.Crankshaft Position Sensor (CKP)
Berfungsi sebagai sensor utama untuk mendeteksi putaran mesin, dan out put signal dari CKP sensor dikirim ke ECM untuk menentukan volume bahan bakar yang diijeksikan.


4.Throtlle Position Sensor (TPS)
Sensor ini sama halnya yang diaplikasi pada SUZUKI Nex tipe karburator berfungsi mendeteksi lebar pembukaan throttle atau kalau di karbu tingginya skep.


5. TIP-Over Sensor (TO)
TO adalah sensor yang berfungsi mendeteksi kemiringan kendaraan dimana sensor ini dipasang agar kendaraan yang kemiringan 65ยบ pada saat terjatuh dengan waktu tidak lebih dari 2 detik akan memberikan sinyal ke ECM untuk menghentikan fungsi fuel injektor dan pengapian sehingga mesin dapat mati dengan seketika untuk menjaga keselamatan pengendara.


Demikianlah artikel saya tentang teknologi SUZUKI EPI (Electronic Petrol Injection), apa bila ada kesalahan mohon maaf karena acuannya pada SUZUKI EPI yang dipakai oleh mobil SUZUKI.

Artikel telah di koreksi oleh pihak yang dipercaya tentang masalah teknik di SUZUKI Indonesia, InsyaAllah sesuai hehehehe.....