Sistem pelumasan pada motor 2 tak (langkah)

Sistem pelumasan pada motor 2 tak atau 2 langkah berbeda dengan sistem pelumas motor 4 tak (4 langkah). Jika pada motor 4 langkah pelumasan hanya memakai 1 macam oli saja, jika pada motor 2 langkah pelumasan terbagi menjadi 2 bagian/macam. Pelumas pertama untuk melumasi bagian trasmisi saja, dan pelumas kedua untuk melumasi bagian ruang as-kruk atau bagian di belakang piston.

Pelumasan dibuat berbeda karena ruang transmisi dan ruang engkol (kruk-as) terpisah. Pelumasan pada ruang engkol dibuat tercampur dengan bahan bakar dengan perbandingan tertentu dan kekentalannya lebih encer bila dibandingkan dengan pelumas untuk transmisi. Tetapi dengan seiringnya kemajuan teknologi, pencampuran pelumas untuk ruang kruk-as dan silinder dibuat sistem injeksi atau nosel.

Pada pelumasan mesin 2 langkah SUZUKI lebih dikenal dengan nama SUZUKI CCI atau SUZUKI Crankshaft - Cylinder oil Injection yang artinya pelumas di injeksikan ke kruk-as dan silinder. Biasanya sistem SUZUKI CCI mengalirkan pelumas dengan bantuan pompa oli dari wadah oli ke 2 selang atau saluran, saluran pertama bertugas melumasi laher as-kruk dan di teruskan ke setang piston untuk melumasi pen piston. Saluran kedua bertugas melumasi dinding silinder dan salurannya bermuara di lubang masuk bahan bakar(intake manifold). Dan sisa pelumasan akan ikut terbakar bersama bahan bakar.

Untuk motor berkapasitas mesin kecil, biasanya memakai tipe kopling basah. Nah untuk motor$20tipe 2 tak, pelumasan kopling menjadi satu dengan pelumasan transmisi. Karena oli motor 2 tak tercampur dengan bahan bakar maka pada motor 2 tak hanya ada 2 ring piston kompresi tidak ada ring oli seperti halnya motor 4 tak.