Radiator VS Kipas Pendingin pada motor matic

Hari ini saya akan membahas tentang keunggulan dan kelemahan dari sistem pendingin mesin motor matic. Posisi mesin motor matic berbeda dengan motor bebek (underbone) ataupun motorsport (Backbone). Posisinya berada tepat di depan roda belakang, hal ini mengakibatkan mesin tidak dapat mendinginan oleh hembusan angin dari arah depan motor.

Di karenakan posisi mesin yang berada di belakang, maka mesin motor matic memerlukan pendingin mesin ekstra. Pabrikan motor di Indonesia menganut 2 sistem pendinginan mesin, ada yang memakai radiator dan ada juga yang memakai kipas pendingin. Jika di keduanya dibandingkan, pasti ada keunggulan dan kelemahannya. Untuk itu, mari kita bahas satu persatu......

Radiator
Keunggulan sistem pendingin mesin radiator adalah pendinginan lebih sempurna, karena memakai pendinginan tertutup dan mesin lebih tahan terhadap panas. Keuntungan dari pemakaian radiator pada motor matic adalah Karena mesin relatif lebih dingin daripada sistem kipas, pabrikan motor dapat mencekik konsumsi bahan bakar dengan mengganti spuyer karburator yang lebih kecil atau setelan nosel injeksi dengan tujuan motor lebih irit.

Kelemahan sistem pendingin radiator adalah karena konstruksinya yang lumayan rumit, maka dapat membuat harga produksinya menjadi tinggi. Dan kekurangannya adalah jika dipakai perjalanan jauh dan terjadi kebocoran pada radiator akan merepotkan kita.

Kipas pendingin
Keunggulan sistem pendingin mesin kipas adalah konstruksi sederhana karena kipas ikut putaran as-kruk mesin. Dari segi perawatan lebih mudah dari sistem pendingin radiator dan hampir dikatakan bebas perawatan. Keuntungannya adalah kita tidak perlu repot - repot mengecek ketinggian cairan pendingin seperti halnya pada sistem pendingin radiator.

Kelemahan sistem pendingin mesin kipas adalah karena pendinginan hanya mengandalkan hisapan udara oleh kipas dari arah samping. Maka pendinginan mesin kurang sempurna, sehingga konsumsi bahan bakar relatif lebih boros. Dan komponen mesin wajib menggunakan komponen mesin yang lebih tahan panas. Kekurangannya adalah karena putaran kipas masih mengandalkan putaran as-kruk mesin, maka sedikit banyak akan menurunkan performa motor.

Intinya jika dengan kipas pendingin saja sudah mampu meredam panas mesin, untuk apa pakai radiator. Kecuali pada motor yang berkapasitas mesin besar, yang memang benar - benar membutuhkan pendinginan ekstra, maka dibutuhkan radiator untuk meredam panas mesin.