suzuki
smg

Mengapa Satria FU 150 FI memakai Katup Throttle 32mm


Laskar SUZUKI, sudah lama bang admin tidak menyapa para laskar SUZUKI sekalian. Karena sampai saat ini kesehatan bang admin belum pulih betul, tetapi bang admin paksakan untuk membuat satu postingan yang agak bersifat teknik yang bang admin kupas dengan bahasa sesederhana mungkin agar mudah di cerna dengan akal logika para laskar SUZUKI sekalian. Hari ini bang admin akan mengupas tentang keunggulan katup Throttle Satria FU 150 FI yang mempunyai ukuran paling besar di kelasnya.

Okeey bang admin bahas dari dasar dulu ya..

Yang dimaksud dengang katup throttle 32mm adalah angka 32mm adalah angka yang menunjukkan diameter lubang Throttle yang berfungsi sebagai pintu gerbang masuknya udara murni yang ditarik karena adanya kevakuman dari dalam mesin. Pada lubang throttle body terdapat katup kupu - kupu yang berfungsi sebagai pengatur volume udara yang akan masuk ke ruang bakar. Sehingga pada saat katup terbuka penuh maka aliran udara yang melewati lubang Throttle Body 32mm paling maksimal (gass poll).

Volume udara yang melewati Throttle Body berhubungan erat dengan putaran mesin per menit (rpm). Semakin terbuka katup throttle maka akan semakin tinggi pula putaran mesin. Jika ada yang bilang semakin besar Throttle body maka semakin besar pula konsumsi bahan bakarnya itu salah besar, karena di throttle body telah ada sensor yang mengukur volume udara yang masuk atau melewati throotle body (Throttle Position Sensor), sehingga sensor akan melaporkan banyaknya volume udara yang masuk ke ECM/ECU. Dan ECU/ECM akan memerintahkan nosel untuk menakar volume bahan bakar yang akan disemprotkan ke intake manifold atau klep masuk. Apalagi nosel yang dipakai oleh Satria FU 150 FI menggunakan teknologi dual spray sehingga konsumsi bahan bakar lebih efisien dibandingkan nosel konvensional yang dipakai oleh motor kompetitor.


Lalu mengapa Satria FU 150 FI menggunakan Katup Throttle yang lebih besar dari kompetitor..??

Seperti yang bang admin jelaskan tadi diatas, diameter katup throttle juga dipengaruhi dengan putaran mesin. Semakin cepat putaran mesin dalam satu menit, maka semakin banyak pula kebutuhan udara untuk pembakaran yang melewati katup throttle, sehingga membutuhkan pintu gerbang (katup throttle) yang lebih lebar. Karena SUZUKI Satria FU 150 FI puncak rpm-nya  alias Red Line rpm-nya jauh lebih tinggi dari motor kompetitor maka dibutuhkan lorong udara yang lebih besar pula. Faktor kedua adalah karena tipe mesin dari Satria FU 150 FI yang overbore, maka kenaikan rpm lebih cepat dibandingkan mesin dengan jenis overstroke yang biasanya dipakai pada motorsport touring. Itu juga sebagai pertimbangan pemilihan Throttle body yang lebih besar jika dibandingkan dengan motor kompetitor sejenis.

Nah sudah paham khan mengapa Katup Throtlle Satria FU 150 FI lebih besar dibandingkan punya motor kompetitor sejenis.

Coba dech baca - baca lagi artikel bang admin yang kemarin - kemarin.....

Perbedaan OverBore, OverStoke dan Square

Kecepatan maksimum Satria Fu150 Fi, 174Km/jam

Mungkin kalau diputaran mesin (rpm) yang sama, setiap motor dengan kapasitas mesin yang sama tenaganya tidak akan beda jauh. Tetapi pada SUZUKI Satria FU 150 FI yang mempunyai mesin tipe overbore akan menjadikan mesin lebih responsif dibandingkan dengan motor overstroke jika sama - sama menggunakan sistem injeksi. Dan SUZUKI Satria FU 150 FI juga memiliki puncak putaran mesin (rpm) yang lebih tinggi dibandingkan motor kompetitor sejenis, sehingga topspeed-nya jauh lebih tinggi dibandingkan motor yang putaran mesinnya di limit rendah.

Mungkin ini saja pembahasan bang admin, karena kesehatan bang admin belum pulih, maka harap maklum jika postingannya agak kacau. Bang admin sarankan kepada yang belum mencoba performa dari Satria FU 150 FI secara langsung, jangan terlalu banyak omong inilah itulah. Karena bang admin sudah merasakan sendiri bagaimana kesuperioran tenaga, kestabilan rangka, dan minimnya getaran dari Satria FU 150 FI yang jauh lebih sempurna jika dibandingkan motor tetangga.

SUZUKI YARUKI
SATRIA JUARA