suzuki
smg

SUZUKI Beruntung Punya Konsumen Setia



Laskar SUZUKI - Banyak yang mempertanyakan kemana bang admin dan mengapa bang admin tidak membuat artikel tentang SUZUKI GSX-R150 maupun SUZUKI GSX-S150 setelah diperkenalkan di Indonesia Motorcycle Show 2016 awal bulan kemarin. Sebenarnya bang admin memberikan kesempatan pada blogger lain untuk mengekspos secara penuh tentang SUZUKI GSX-R150 dan SUZUKI GSX-S150. Karena apabila sama - sama memberitakan kesannya mubazir seperti air susu yang meluap - luap sampai tumpah dan akhirnya bang admin memutuskan istirahat dahulu.


Nah kali ini bang admin ingin mengulas sedikit keluar dari jalur pembahasan SUZUKI GSX-R150 yang lagi cetar membahenol. Bang admin lebih memilih mengulas akan keberuntungan pabrikan SUZUKI yang mempunyai konsumen setia. Dari dari konsumen setia ini lahirlah para garda pembela SUZUKI yang menangkal dari setiap Black Campaign atau kampanye hitam yang di lakukan oleh pihak - pihak yang kurang bertanggung jawab yang diarahkan pada SUZUKI terutama di dunia internet.

Jadi menurut bang admin sangat beruntung sekali SUZUKI mempunyai orang - orang yang militan dan membentuk kelompok - kelompok secara alami tanpa campur tangan pabrikan SUZUKI Motor Indonesia, misalnya :

1. Corp Luckerz
Kelompok yang dikomandani langsung oleh mantan pembalap SUZUKI era 90'an ini, awalnya terbentuk cuma dari 4 orang termasuk bang admin sendiri. Dan saat ini kelompok atau team Corp Luckerz berkembang sampai mempunyai sayap - sayap divisi. Dan Corp Luckerz bertugas mencounter Black Campaign atau kampanye hitam di media sosial. Corp Luckerz sangat berbeda dengan Tim Cyber bentukan pabrikan sebelah yang terdiri dari para sales, selain terbentuk secara alami, Corp Luckerz juga berdiri secara independen dan mandiri, tidak berharap belas kasihan dari pihak pabrikan, inilah yang membuat Corp Luckerz tampil beda dengan Tim Cyber lainnya.



2. Blogger SUZUKI
Kelompok Blogger SUZUKI juga tumbuh dan terbentuk secara alami tanpa campur tangan pabrikan. Anggotanya adalah para blogger yang dengan jantannya tepuk dada memproklamirkan sebagai blogger 1 pabrikan yaitu SUZUKI, mereka tidak munafik bahwa meraka condong pada 1 pabrikan saja (tidak netral). Tugas mereka adalah memberikan informasi tentang SUZUKI, mengedukasi dan menyampaikan teknologi - teknologi apa saja yang ada pada motor SUZUKI. Tugas lainnya adalah mengcounter berita - berita miring yang sering di sampaikan oleh blogger - blogger yang di naungi oleh pabrikan sebelah. Karena pabrikan sebelah tidak punya blogger 1 pabrikan seperti SUZUKI, akhirnya mereka mensupport blogger umum yang memberitakan informasi semua pabrikan.



3. Club Motor SUZUKI
Kelompok ini juga mempunyai kecintaan yang mendalam kepada produk - produk SUZUKI, rata - rata anggota club motor SUZUKI mempunyai motor SUZUKI lebih dari satu di rumahnya. Mereka percaya dan yakin dengan ketangguhan motor SUZUKI karena mereka telah merasakan langsung dengan memiliki motor SUZUKI (bukan cuma katanya). Sampai saat ini komunitas yang dominan dan terdeteksi oleh bang admin sering membantu dalam menangkal serangan - serangan Black Campaign di internet adalah anggota komunitas SUZUKI FXR150.

4. Loyalis Umum
Selain kelompok - kelompok yang bang admin sebut diatas, ada juga para Loyalis SUZUKI yang belum terbentuk kelompoknya yang aktif di media sosial turut membantu menangkal Black Campaign yang sering di lontarkan oleh fan's boy dan blogger asuhan pabrikan sebelah. Para Loyalis ini tercipta karena mereka juga merasakan langsung kenyamanan, ketangguhan dan keiritan motor SUZUKI. Sehingga jika ada postingan atau komentar yang tidak sesuai fakta, mereka akan mengcounter Black campaign atau pernyataan yang salah tentang SUZUKI.

Dan masih banyak sekali konsumen setia SUZUKI yang rela bahu membahu dan tujuan yang sama yaitu bangkitnya kembali SUZUKI Motor Indonesia.

Nah keberuntungan inilah yang kadang tidak dihargai oleh SUZUKI. Padahal mereka semua tidak mengharapkan pamrih atau balas jasa. Mereka murni berjuang agar SUZUKI kembali bangkit dengan menyuarakan hal - hal yang positif, memberikan masukan yang positif untuk kemajuan SUZUKI. Kami bukan karyawan SUZUKI, dan kami juga bukan sales motor SUZUKI, tetapi hati kami telah menyatu dengan nama SUZUKI.

KAMI TIDAK BUTUH DIKENAL
KAMI TIDAK BUTUH PENGAKUAN
KAMI TIDAK BUTUH BAYARAN
TAPI KAMI AKAN TERUS BERDIRI
MEMBELA PANJI - PANJI SUZUKI
KARENA ITU HARGA MATI BAGI KAMI
SUZUKI YARUKI